Dokter Anakku

Cara Merangsang Perkembangan Anak

growth
Cara Merangsang Perkembangan Anak


Umur 0 – 4 Bulan

  • Sering memeluk dan menimang bayi dengan penuh kasih sayang. 
  • Gantung benda berwarna cerah yang bergerak dan bisa dilihat bayi.
  • Ajak bayi tersenyum dan bicara.
  • Perdengarkan musik pada bayi.

Umur 1 Bulan
Pada umur 1 Bulan, bayi bisa :

Menatap ke ibu
Mengeluarkan suara o…o…o

Tersenyum

Menggerakkan tangan dan kaki

Pada umur 3 bulan, bayi bisa:
Mengangkat kepala tegak ketika tengkurap
Tertawa

Menggerakkan kepala ke kiri dan kanan
Membalas tersenyum ketika diajak bicara/te
rseyum

Mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh

JIka pada usia 3 bulan, bayi belum bisa melakukan hal di atas, bawa bayi ke bidan/perawat/dokter

Umur 4 – 6 Bulan

  • Sering tengkurapkan bayi.
  • Gerakkan benda ke kiri dan kanan, di depan matanya.
  • Perdengarkan berbagai bunyi-bunyian.
  • Beri mainan benda yang besar dan berwarna

6 BULAN
Pada umur 6 bulan, Bayi bisa:

Berbalik dari telungkup ke telentang
Mempertahankan posisi kepala tetap tegak
Meraih benda yang ada di dekatnya
Menirukan bunyi

Menggenggam mainan
Tersenyum ketika melihat mainan/gambar yang menarik

JIka pada usia 6 bulan, bayi belum bisa melakukan hal di atas, bawa bayi ke bidan/perawat/dokter

Umur 6 – 12 bulan

  • Ajari bayi duduk
  • Ajak main ci-luk-ba
  • Ajari memegang dan makan biskuit
  • Ajari memegang benda kecil dengan 2 jari
  • Ajari berdiri dan berjalan dengan berpegangan
  • Ajak bicara sesering mungkin
  • Latih mengucapkan ma.. ma.. pa.. pa
  • Beri mainan yang aman dipukul-pukul

Pada umur 9 bulan, bayi bisa:

Merambat
Mengucapkan ma..ma.., da..da..da…

Meraih benda sebesar kacang

Mencari benda/mainan yang dijatuhkan

Bermain tepuk tangan atau ci-luk-ba
Makan kue/biskuit sendiri

Pada umur 12 bulan, bayi bisa
Berdiri dan berjalan berpega
ng
Memegang benda kecil

Meniru kata sederhana seperti ma..ma… pa..pa….
Mengenal anggota keluarga
Takut pada orang yang belum dikenal
Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis/merengek

Jika pada usia 9 atau 12 bulan, bayi belum bisa melakukan hal di atas, bawa bayi ke bidan/perawat/dokter

Umur 1 – 2 tahun

  • Ajari berjalan di undakan/tangga
  • Ajak membersihkan meja dan menyapu
  • Ajak membereskan mainan
  • Ajari mencoret-coret di kertas
  • Ajari menyebut bagian tubuhnya
  • Bacakan cerita anak
  • Ajak bernyanyi
  • Ajak bermain
  • Berikan pujian kalau ia berhasil melakukan sesuatu

Umur 2 Tahun

Pada umur 2 tahun, anak bisa:
Naik tangga dan berlari-lari

Mencoret-coret pensi
l pada kertas
Dapat menunjuk 1 atau lebih bagian tubuhnya

Menyebut 3 – 6 kata ya
ng mempunyai arti, seperti bola, piring, dan sebagainya

Memegang cangkir sendiri
Belajar makan-minum sendiri

Jika pada usia 2 tahun, anak belum bisa melakukan hal di atas, bawa anak ke bidan/perawat/dokter.

Umur 2 – 3 tahun

  • Ajari berpakaian sendiri
  • Ajak melihat buku bergambar
  • Bacakan cerita anak
  • Ajari makan di piringnya sendiri
  • Ajari cuci tangan
  • Ajari buang air besar dan kecil di tempatnya

Umur 3 tahun

Pada umur 3 tahun, anak bisa:
Mengayuh sepeda roda tiga
Berdiri di atas satu kaki tanpa berpegangan

Bicara dengan baik menggunakan 2 kata
Mengenal 2 – 4 warna

Menyebut
nama, umur dan tempat
Menggambar garis lurus
Bermain dengan teman
Melepas pakaiannya sendiri
Mengenakan sepatu sendiri

Jika pada usia 2 – 3 tahun, anak belum bisa melakukan hal di atas, bawa anak ke bidan/perawat/dokter.

Umur 3 – 5 tahun

  • Minta anak menceritakan apa yang ia lakukan
  • Dengarkan ia ketika bicara
  • Jika ia gagap, ajari bicara pelan-pelan
  • Awasi dia mencoba hal baru

Pada umur 5 tahun, anak bisa:

Melompat-lompat 1 kaki, menari, dan berjalan lurus
Menggambar orang 3 bagian (kepala, badan, tangan/kaki)

Menggambar tanda silang dan lingkaran
Menangkap bola kecil dengan kedua tangan

Menjawab pertanyaan dengan kata-kata yang benar

Menyebut angka, menghitung jari

Bicaranya
mudah dimengerti

Berpakaian sendiri tanpa dibantu
Mengancing baju atau pakaian boneka
Menggosok gigi tanpa ba
ntuan

Jika pada usia 5 tahun, anak belum bisa melakukan hal di atas, bawa anak ke bidan/perawat/dokter.

sumber : Buku KIA, Depkes

 

Leave a reply