Dokter Anakku

Archive of ‘Kesehatan Anak’ category

Mencegah Infeksi pada Anak di Masa “New Normal”

Mulai dari diri kita sebagai Orang tua/pengasuh anak, biasakan cuci tangan sebelum dan sesudah mengasuh anak, memakai masker saat bepergian keluar, segera mandi dan mengganti baju sesampai di rumah. Anak yang masih dalam pengawasan dekat seperti bayi dan balita sebaiknya diasuh oleh orang dewasa yang sehat Usahakan Anak tetap tinggal di rumah, hindari mengajak anak […]

Bila Anak Sakit di Masa Pandemi

Jika balita anda mengalami gejala berikut ini (sakit tenggorokan, demam, batuk pilek) berikan minum air putih yang cukup, sari buah atau larutan elektrolit, dan segera melakukan konsultasi dengan tenaga kesehatan melalui daring/telepon sebelum ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat Selama masa tanggap darurat COVID-19, usahakan tunda membawa anak ke fasilitas kesehatan, kecuali pada kondisi gawat darurat. […]

Aku Anak Sehat dan Shaleh

Buku Baru Sebagai muslim kita diwajibkan untuk menjaga kesehatan, seperti yang disabdakan Rasulullah SAW. Ciri tubuh dan jiwa yang sehat terdapat dalam kebisaan sehari-hari. Anak soleh dan solehah patut untuk menjaga kesehatan, karena itu adalah perintah Allah SWT. Jika tubuh dan jiwa kita sehat, ibadah pun semakin lancar dan ringan, Masya Allah. Di buku ini […]

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk Anak di Masa Pandemi

APD untuk anak/pengasuh:  Masker bedah untuk status pasien di fasilitas kesehatan.   Masker kain sebagai alternatif pelindung diri saat batuk/pilek, atau saat keluar rumah. Indikasi penggunaan masker pada anak:  Anak berusia  di atas 2  tahun  Saat anak sedang  sakit (mengalami demam, flu, atau batuk). Ketika  anak berada di luar rumah. Anak yang tidak direkomendasikan memakai masker, diantaranya:  Anak berusia di […]

Imunisasi Anak di Masa Pandemi

Imunisasi sebaiknya tetap diupayakan lengkap sesuai usia dan mengikuti jadwal sesuai rekomendasi yang berlaku.  Imunisasi Hepatitis B0, BCG, Polio 0, DTP+Hib+Hepatitis B1 harus diberikan sesuai jadwal, agar anak tetap terlindungi.  Bila ragu dan ingin menunda, sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan lain. Penundaan hingga 2 minggu masih dapat ditoleransi.   Untuk memastikan agar risiko […]