Dokter Anakku

It Takes a Village to Raise a Child

“It takes a village to raise a child”
Merupakan sebuah pepatah dari Afrika yang artinya “Dibutuhkan seluruh masyarakat untuk membesarkan anak”. Seorang anak dapat tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat, jika seluruh masyarakat berperan aktif memberi kontribusi terhadap pemeliharaannya.

Melalui pepatah ini kita dapat mempelajari bahwa, mendidik serta membesarkan anak menjadi orang dewasa yang berkarakter baik bukanlah hal mudah.
Mendidik dan membesarkan anak juga bukanlah tugas seorang Ibu saja. Melainkan menjadi tugas dan tanggung jawab dari seluruh keluarga, masyarakat dan bahkan juga negara.
Salah seorang negarawan dunia yang juga seorang Ibu, Hillary Clinton dalam sebuah bukunya “It Takes a Village”  menyatakan bahwa, orang tua hanya menduduki peran sekunder dalam pendidikan anak. Negaralah yang mempunyai peran utama dalam mendidik, mengajarkan dan membesarkan anak. Tanpa adanya lingkungan yang kondusif, niscaya pembentukan karakter seorang anak yang baik akan sulit diwujudkan.

Sebagai seorang Dokter Spesialis Anak, yang setiap hari bertemu dan berinteraksi dengan anak, tentunya hal ini juga menjadi bahan pemikiran kami. Tidak hanya menjaga agar tubuh anak tetap sehat, namun kami juga berharap anak Indonesia tumbuh dan berkembang sesuai usianya dengan karakter yang baik.
Buku “20 Cerita Asyik Pembangun Karakter Anak Muslim” merupakan salah satu sumbangan kami dalam mendukung pendidikan anak yang berkarakter mulia. Besar harapan, melalui media buku cerita yang menarik ini, anak-anak dapat mempelajari moral-moral kehidupan yang baik sehingga dapat dijadikan bekal hingga ia dewasa kelak

Salam,
dr Vicka Farah Diba Msc SpA

20 Cerita Asyik Pembangun Karakter Anak Muslim

“20 Cerita Asyik Pembangun Karakter Anak Muslim”
Penulis : dr. Vicka Farah Diba
No ISBN : 978602169411
Kategori :
Cover : Art Cartoon
Isi : 168 Halaman
Ukuran : UB-02(20.00×25.00)
Berat : 400 gr

*Tersedia di TB Gramedia, TB Gunung Agung

Testimoni :
“Buku ini membantu kita, khususnya saya sebagai pengajar, tentang bagaimana mengajarkan bersyukur, percaya diri, tolong menolong, berhemat, menjaga kesehatan dan lainnya kepada anak-anak.” (Yudi Lesmana, World Grandmaster Memory, Penulis Buku, Ketum Indonesia Memory Sports Council)
“Bukunya keren! Suka banget sama buku ini, ceritanya seru dan mendidik. Ilustrasi gambarnya menarik, jadi enggak bosan bacanya.” (Aisha Nadine Sharikha, 12 tahun, SDIT Darussalam, Sangatta, JUara 2 Kategori Anak pada kejuaraan International Open Memory Championship di Filipina 2014)
“Konten ceritanya edukatif, aplikatif, sesuai dengan realitas yang dialami anak-anak dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini menjadi tuntunan dan panutan bagi anak.” (dr. Wisman Herminto, Sp.A, Ketua Ikatan Dokter Anak Cabang Kalimantan Timur)