Dokter Anakku

Manfaat Membaca Bersama Anak

20 Cerita Asyik Pembangun Karakter Anak Muslim

20 Cerita Asyik Pembangun Karakter Anak Muslim

Membacakan cerita merupakan kegiatan yang menyenangkan dan dapat menjadi stimulasi bagi anak. Membacakan cerita bahkan dapat dimulai sejak bayi masih dalam kandungan. Indera pendengaran mulai terbentuk saat janin berusia 24-25 minggu dan bayi mulai dapat mengenali suara ibunya sejak dalam kandungan. Suara ibu memiliki efek menenangkan serta dapat menjadi stimulasi pendengaran sebagai dasar perkembangan bicara dan bahasa.

Kegiatan membaca dapat dilakukan oleh siapa saja. Berikut beberapa tips agar kegiatan membaca bagi anak dapat bermanfaat.

  • Bacakan cerita dengan lambat, dengan ucapan yang jelas, diselingi dengan beberapa jeda. Apabila cerita tersebut bergambar, Anda dapat menunjukkannya kepada bayi.
  • Bayi pada bulan-bulan awal belum dapat mengenali berbagai bentuk dan warna dengan baik sehingga ada baiknya memilih gambar yang kontrasnya baik seperti hitam putih atau gambar pola. Beberapa buku bayi dilengkapi juga dengan mainan interaktif seperti cermin atau lubang dan berbagai permukaan yang dapat ia rasakan.
  • Kegiatan membaca dapat dilakukan dengan sebuah gambar sederhana disertai beberapa kata. Anda dapat menggunakan imajinasi untuk menjelaskan gambar itu serta memperkenalkan kata–kata yang tercantum pada gambar.
  • Anda juga dapat mencoba bermain dengan nada suara ketika sedang membacakan cerita.Misalnya, ketika kucing mengeong, tirukan suara kucing.
  • Anda tidak harus menyelesaikan satu cerita dalam sekali membaca. Satu cerita dapat dibaca dalam beberapa kesempatan. Ketika akan membaca, berdiskusilah dulu dengan anak untuk membangkitkan rasa ingin tahu anak akan kelanjutan cerita.
  • Ketika membaca bersama anak, ajak anak untuk turut membalik halaman buku. Kegiatan ini akan mengasah keterampilan gerak halus, terutama pada tahun-tahun pertama.
  • Ketika membaca, jangan lupa untuk melakukan interaksi dengan anak, seperti bertanya kembali tentang isi cerita atau menunjuk gambar dan meminta anak menyebutkan gambar tersebut.
  • Pilihlah cerita sesuai usia anak. Semakin muda, sebaiknya cerita yang dipilih tidak terlalu panjang atau banyak detailnya. Pilihlah cerita yang berisi kata- kata sederhana dan mudah diucapkan. Namun, ketika masih dalam kandungan, orangtua dapat memilih cerita apa saja untuk dibacakan.

Banyak cara untuk membuat kegiatan membaca bersama bayi menyenangkan. Penting untuk diingat, stimulasi akan berlangsung secara efektif bila dilakukan berulang- ulang, penuh kasih sayang, dan dalam suasana menyenangkan. Perkenalkan anak kepada cerita sedini mungkin. Perlahan, Anda dapat menambah panjang atau jumlah cerita sesuai dengan keinginan Anda dan respons anak. Selamat membaca!

Sumber : IDAI
Buku “20 Cerita Asyik Pembangun Karakter Anak Muslim” Penulis : dr Vicka Farah Diba, Penerbit : Al Kautsar